LUBUKLINGGAU — Kunjungan aktor Haykal Kamil ke Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, membawa catatan tersendiri bagi pengelola destinasi wisata andalan setempat. Di sela kegiatannya, adik dari Zaskia Adya Mecca ini terlihat melakukan jogging pagi di kawasan Bukit Sulap dan mengabadikannya dalam sebuah video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya.
Dalam video tersebut, Haykal menyampaikan penilaiannya secara blak-blakan mengenai kondisi objek wisata yang menjadi ikon Lubuklinggau ini. Ia mengaku pemandangan yang tersaji dari Bukit Sulap sangat bagus, tetapi ada pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi pengelola.
“View-nya memang bagus, namun sayangnya fasilitasnya kurang terawat. Padahal ini menurut gua sangat berpotensi,” kata Haykal dalam video yang beredar, seperti dikutip dari relung.id.
Pernyataan aktor tersebut tidak dibiarkan menggantung. Direktur PT Linggau Bisa, Deni, yang bertanggung jawab mengelola destinasi wisata Bukit Sulap, merespons langsung masukan itu. Ia mengucapkan terima kasih atas kritik membangun yang disampaikan Haykal Kamil.
“Terima kasih atas masukan positifnya,” ujar Deni pada Selasa (11/8/2026).
Deni mengakui bahwa rencana perbaikan fasilitas di Bukit Sulap sebenarnya sudah masuk dalam agenda. Hanya saja, langkah tersebut belum bisa dieksekusi cepat karena adanya kebijakan efisiensi anggaran. Meski begitu, ia memastikan pembenahan akan tetap dilakukan, bahkan melibatkan pihak ketiga.
Menurut Deni, langkah perbaikan ini sesuai dengan instruksi langsung dari Wali Kota Lubuklinggau. Pihaknya berencana menggandeng pihak ketiga untuk merealisasikan pembenahan tersebut, dengan skema kerja sama bersama PT Linggau Bisa.
“Sesuai instruksi, Pak Wali Kota akan ada perbaikan di destinasi Bukit Sulap. Dikarenakan efisiensi, belum dapat terlaksana dengan cepat. Nanti kita perbaiki, melibatkan pihak ketiga rencananya, kerjasama dengan Linggau Bisa,” pungkasnya.
Catatan dari figur publik seperti Haykal Kamil ini menjadi perhatian tersendiri bagi pengelolaan pariwisata di Lubuklinggau. Pasalnya, promosi dari mulut ke mulut oleh tokoh publik kerap menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke Sumatera Selatan.