Manggala Agni Kerahkan Alat Berat dan Helikopter untuk Padamkan Karhutla di Bengkalis Riau, Api Masih Aktif di Tanjung Kapal

Penulis: Faisal Zuber  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 15:50:31 WIB
Manggala Agni kerahkan alat berat untuk memukul kepala api di Tanjung Kapal, Pulau Rupat.

PEKANBARU — Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengatakan alat berat diarahkan untuk membantu tim pemadam darat memukul kepala api di Tanjung Kapal, Pulau Rupat. Embung-embung yang dibuat setiap 50 meter berfungsi sebagai sumber air bagi petugas di lapangan.

“Lokasi kebakaran di Tanjung Kapal Rupat api aktif masih ada sehingga proses penyekatan dibantu alat berat. Kerja sama Manggala Agni, Kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan pihak perusahaan,” kata Ferdian dalam keterangan yang diterima di Pekanbaru, Jumat.

Daops Siak dan Dua Tim Tambahan Dikerahkan

Operasi pemadaman di Bengkalis saat ini ditangani oleh Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Siak. Ferdian menyebut satu tim tambahan dari Daops Siak akan segera dikerahkan. Tak hanya itu, masing-masing satu tim dari Daops Kota Jambi dan Muaro Tebo juga disiagakan untuk membantu proses pemadaman.

“Helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI juga membantu proses pemadaman,” ungkapnya.

Api di Pelalawan Mulai Mendingin, Dua Titik di Rohil Masih Berlangsung

Selain di Bengkalis, tim Manggala Agni juga menangani kebakaran di sejumlah wilayah Riau. Di Desa Sokoi, Kabupaten Pelalawan, petugas saat ini tinggal melakukan pendinginan setelah satu pekan penuh pemadaman. “Kemarin terinfo sempat turun hujan intensitas ringan. Target kami hari ini bisa tuntas padam semua,” ujar Ferdian.

Situasi berbeda terjadi di Rokan Hilir (Rohil). Di Rantau Bais, Manggala Agni Daops Dumai bersama BPBD, TNI, dan Polri masih melaksanakan pemadaman. Proses serupa juga berlangsung di Sungai Besar Pekaitan, Rohil. “Kesulitan masih terjadi karena luas dan angin kencang di siang hari sehingga asap lumayan pekat. Hari ini akan masuk tambahan tim dari Daops Manggala Agni Pekanbaru menambah kekuatan,” katanya.

Apa yang Menyebabkan Api Sulit Dipadamkan?

Ferdian menjelaskan bahwa luas area terbakar dan kondisi angin kencang di siang hari menjadi kendala utama. Asap yang pekat juga menghambat visibilitas petugas di lapangan. Dengan tambahan personel dan dukungan helikopter water bombing, pihaknya optimistis api bisa segera dijinakkan.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top