PALEMBANG — Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menegaskan bahwa peran humas kepolisian harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman. Menurutnya, perkembangan teknologi, khususnya AI, tidak hanya menjadi alat bantu tetapi juga ancaman serius jika tidak diimbangi dengan kemampuan deteksi dan analisis yang mumpuni.
Nandang menjelaskan, arus informasi yang begitu cepat dan masif menuntut humas untuk lebih adaptif. Ia menyebutkan bahwa disinformasi yang diproduksi menggunakan AI kini semakin sulit dibedakan dari fakta.
"Di era arus informasi yang begitu cepat dan masif, kita dihadapkan pada ancaman disinformasi serta perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence. Kondisi ini menuntut kita untuk semakin adaptif, dengan meningkatkan kemampuan deteksi, analisis, serta ketepatan dalam menentukan respons dan strategi komunikasi," ungkapnya dalam sambutan.
Rakernis yang mengusung tema "Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media Humas Polda Sumsel Siap Mensukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah" ini menjadi wadah untuk menyelaraskan langkah antara kepolisian dan kalangan media. Kolaborasi dengan AMKI dinilai strategis untuk memperkuat jaringan dan meningkatkan ketepatan respons terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat.
Nandang menambahkan, keterbukaan informasi publik yang telah dijalankan oleh jajaran humas Polda Sumsel melalui berbagai inovasi perlu terus ditingkatkan. Ia menekankan bahwa humas bukan sekadar corong informasi, melainkan ujung tombak dalam membangun kepercayaan publik dan menguatkan reputasi institusi secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Kombes Nandang menyampaikan apresiasi dari Kapolda Sumsel atas dedikasi jajaran humas. Ia juga menyinggung peran Polri dalam mengawal program strategis pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), koperasi desa, sekolah rakyat, hingga pembangunan jembatan di desa-desa.
"Bapak presiden menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh anggota polri yang telah mengawal, menjaga, dan mendukung jalannya program strategis pemerintah," jelas Nandang, mengutip pesan Presiden RI.
Rakernis ini diharapkan mampu menjadi langkah konkret bagi Bidhumas Polda Sumsel untuk terus berinovasi dalam menyampaikan informasi yang akurat, menangkal hoaks, serta menjaga marwah institusi Polri di mata publik.