Startup Semikonduktor Masih Banjir Duit, Dana Segar Tembus Rp 171 Triliun Sepanjang 2026

Penulis: Rizal Hamdani  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37:01 WIB
Pendanaan startup semikonduktor mencapai Rp 171 triliun sepanjang tahun 2026.

Data dari Crunchbase menunjukkan angka tersebut berasal dari putaran pendanaan tahap awal (seed) hingga pra-IPO. Capaian ini menandai lima bulan berturut-turut geliat investasi di sektor chip buatan startup tetap panas, melanjutkan tren yang sudah terlihat sejak Januari lalu.

Cerebras Memimpin, Tiga Startup Kantongi Masing-Masing 500 Juta Dolar

Salah satu pendorong utama adalah IPO Cerebras Systems yang meraup lebih dari 5 miliar dolar AS bulan lalu. Perusahaan pengembang chip dan infrastruktur AI asal Silicon Valley itu sempat melesat di hari pertama perdagangan, meski kini harga sahamnya turun sepertiga dari harga penutupan perdana. Dengan kapitalisasi pasar sekitar 50 miliar dolar AS dan pendapatan yang terus tumbuh, Cerebras masih dianggap pemain kunci.

Di luar Cerebras, tiga startup semikonduktor lain masing-masing mengantongi pendanaan 500 juta dolar AS pada tahun ini. MatX, pengembang chip khusus untuk kebutuhan model AI skala besar, mendapatkan suntikan dana Seri B senilai 500 juta dolar AS pada Februari. Putaran itu dipimpin oleh Jane Street dan Situational Awareness.

Ayar Labs, startup infrastruktur AI yang fokus pada teknologi optik, juga mengamankan 500 juta dolar AS dalam pendanaan Seri E pada Maret. Pendanaan itu dipimpin Neuberger Berman dengan dukungan strategis dari AMD Ventures dan Nvidia. Sementara itu, Etched.ai—yang mengerjakan chip untuk kecerdasan super buatan—dilaporkan mendapatkan jumlah yang sama pada awal tahun, dengan Stripes sebagai pemimpin putaran yang menempatkan valuasi perusahaan di angka 5 miliar dolar AS.

Antusiasme AI dan Valuasi Tinggi Jadi Bensin Pendanaan

Secara umum, startup semikonduktor menuai manfaat dari euforia investor terhadap pertumbuhan kecerdasan buatan. Kebutuhan infrastruktur masif untuk AI membuat perusahaan rintisan di bidang chip menjadi sasaran empuk pendanaan. Di pasar publik, indeks semikonduktor juga masih mendekati level tertinggi sepanjang masa, meski sempat terkoreksi dalam beberapa hari terakhir.

Nvidia, perancang chip AI terbesar, tetap bertahan sebagai perusahaan publik paling bernilai di dunia. Fakta bahwa raksasa semikonduktor masa kini lahir dari pendanaan ventura juga membuat investor tak ragu bertaruh pada pendatang baru yang inovatif. Sejarah menunjukkan, startup kerap mampu menggulingkan pemain mapan di industri ini—dan peluang itu masih terbuka lebar.

Reporter: Rizal Hamdani
Back to top