PALEMBANG — Kedatangan Kloter 15 menjadi penanda nyaris berakhirnya musim pemulangan haji tahun ini. Rombongan terakhir itu mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, membawa 443 jemaah dari Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dan Kota Palembang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin, memastikan seluruh proses berjalan tertib. “Selamat datang kembali di Tanah Air. Semoga seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur, diberikan kesehatan, serta membawa semangat baru untuk mengabdi kepada keluarga dan masyarakat,” ujar Arkan dalam sambutannya di Asrama Haji Sumsel.
Dari total 6.629 jemaah yang telah pulang, sebagian besar berasal dari Sumatera Selatan, yakni 5.500 orang. Sebanyak 1.069 jemaah lainnya berasal dari Kepulauan Bangka Belitung, ditambah 60 petugas kloter. Setibanya di Palembang, seluruh jemaah diarahkan ke Asrama Haji Sumsel untuk menyelesaikan administrasi akhir dan menerima pembagian air zamzam sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.
Kebahagiaan kepulangan Kloter 15 dibayangi duka. Saat berangkat, kloter tersebut berjumlah 445 orang. Namun, dua jemaah asal Kabupaten Muara Enim meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Arab Saudi. Keduanya adalah Sukma Baruk (75) dan Asan Akip (81).
Atas wafatnya kedua jemaah, Arkan menyampaikan belasungkawa. “Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” katanya.
Dengan tibanya Kloter 15, Debarkasi Palembang kini hanya menunggu satu kloter terakhir untuk menuntaskan seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Arkan memastikan persiapan penyambutan kloter pamungkas sudah rampung dan tidak ada kendala berarti selama proses pemulangan berlangsung.