MUSI RAWAS — Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Musi Rawas, M. Ardiansyah, S.ST., M.Si., bersama jajarannya hadir dalam kegiatan pembinaan yang digelar di Aula Kanwil BPN Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil BPN Sumsel, Rahmat, A.Ptnh., M.M., yang menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antar-satuan kerja.
Pembinaan ini tidak sekadar seremonial. Seluruh pegawai dari 17 Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan dikumpulkan untuk memastikan target organisasi pada tahun anggaran 2026 berjalan sesuai rencana. Salah satu fokus utamanya adalah mempercepat pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang pertanahan.
Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) menjadi instrumen kunci dalam pembinaan kali ini. Program ini bertujuan memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi masyarakat. Bagi warga Musi Rawas, percepatan PTSL berarti proses sertifikasi tanah yang lebih cepat dan terintegrasi.
Dalam arahannya, Kepala Kanwil BPN Sumsel meminta seluruh Kantor Pertanahan untuk mengoptimalkan pencapaian target kinerja. “Sinergi dan koordinasi harus diperkuat agar pelayanan pertanahan kepada masyarakat berjalan profesional, modern, dan terpercaya,” ujar Rahmat dalam sambutannya.
Selain membahas PTSL, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi pelaksanaan program prioritas di bidang pertanahan. Setiap Kantor Pertanahan diminta melaporkan progres dan kendala di lapangan. Hal ini penting mengingat target sertifikasi tanah di Sumsel cukup ambisius pada 2026.
Kehadiran M. Ardiansyah bersama jajaran Kantor Pertanahan Musi Rawas menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung program nasional. Dengan pembinaan ini, diharapkan koordinasi antara Kanwil dan Kantor Pertanahan di Kabupaten/Kota semakin solid.
Bagi masyarakat, percepatan PTSL berarti kepastian hukum atas tanah yang mereka miliki. Sertifikat tanah yang terbit lebih cepat juga membuka akses permodalan ke bank. Program ini menjadi salah satu prioritas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk mengurangi sengketa tanah di daerah.
Kantor Pertanahan Musi Rawas kini diharapkan dapat mengejar target yang telah ditetapkan. Dengan dukungan penuh dari Kanwil BPN Sumsel, proses pendaftaran tanah di wilayah tersebut diyakini berjalan lebih efisien.