LUBUKLINGGAU — Pelarian pemuda pencuri pintu toilet pesantren hanya bertahan tiga hari. Agung Riski Pratama (19) diringkus polisi di kediamannya tanpa perlawanan. Ia tertidur pulas saat petugas datang menjemput.
Polisi mengungkap aksi pencurian itu setelah pengurus pesantren melapor kehilangan satu pintu toilet. Korban, Hidayati (50), memeriksa rekaman CCTV dan melihat dua pria membawa kabur pintu toilet melalui selokan di belakang area pesantren.
"Dari CCTV terlihat dua pelaku, satu mengenakan hoodie abu-abu dan seorang lagi memakai kaus hitam. Mereka membawa pintu toilet keluar lewat selokan belakang pesantren," ujar Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP M Kurniawan Azwar, Sabtu (25/7/2026).
Agung mengaku mencuri bersama rekannya berinisial AD yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Berdasarkan pengakuan pelaku, motif pencurian didorong oleh desakan ekonomi dan pengaruh narkoba jenis sabu-sabu.
"Pelaku mengaku nekat mencuri karena desakan ekonomi dan pengaruh sabu-sabu," kata Kurniawan.
Polisi masih mendalami barang bukti yang telah dijual oleh kedua pelaku. Pihak pesantren melaporkan kerugian materi sekitar Rp800 ribu akibat kehilangan pintu toilet nomor dua dari kiri. Petugas kini memburu AD yang diduga kabur setelah aksi tersebut viral di media sosial.
Agung saat ini ditahan di Mapolres Lubuklinggau untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.