SUMATERA SELATAN — Start dilakukan tepat di depan Istana Merdeka. Rute sepanjang 8 kilometer membentang melewati Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, hingga Jalan Jenderal Sudirman dan berputar kembali ke titik awal.
Sebelum berlari, Prasetyo bersama Teddy dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melakukan flag-off sebagai tanda lomba dimulai. Usai pelepasan, keduanya langsung bergabung dengan ribuan peserta lainnya.
Pemandangan menarik terekam dalam siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden. Teddy justru menjadi pusat perhatian para pelari yang ingin mengabadikan momen. Dengan medali finis menggantung di leher, ia melayani permintaan selfie satu per satu usai menyentuh garis akhir.
Antusiasme masyarakat terlihat dari beragam kategori yang dihadirkan panitia. Selain kategori umum dan keluarga, ajang ini juga menyediakan kategori master serta kursi roda untuk memastikan inklusivitas bagi seluruh peserta.
Setelah mencapai garis finish di kawasan Istana Merdeka, Prasetyo menyampaikan apresiasinya atas partisipasi publik yang luar biasa. Ia menegaskan bahwa animo semacam ini menjadi energi positif bagi perayaan kemerdekaan.
"Hari ini ada acara Merdeka Run sebagai rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Terima kasih atas seluruh animo dari warga masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi," ujarnya kepada awak media, dikutip dari detik.
Lebih dari 10 ribu pelari memadati ajang tahunan ini, mulai dari atlet profesional hingga keluarga yang berjalan santai. Prasetyo juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung persiapan atlet nasional menuju berbagai kompetisi internasional.
Kehadiran pelatih tim nasional sepak bola John Herdman di tengah keramaian Merdeka Run turut menjadi perhatian. Prasetyo menyebut kehadirannya sebagai simbol sinergi antara pemerintah dan federasi sepak bola nasional.
"Tadi juga ada pelatih PSSI juga ikut meramaikan Merdeka Run. Ya kita, mari kita berikan dukungan kepada pelatih, official, seluruh timnas kita, termasuk PSSI untuk memperbaiki diri kembali dengan harapan sekali lagi kita ingin PSSI masuk Piala Dunia," kata Prasetyo.
Ia menambahkan bahwa laporan dari Menpora Erick Thohir mengenai kesiapan atlet menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. "Tentu kita kalau berkenaan dengan masalah persiapan para atlet kita dukung sepenuhnya. Tadi sempat Pak Menpora juga melapor kepada kami dan alhamdulillah persiapan sangat baik," pungkasnya.