435 Siswa SMAN 13 Palembang Ikuti TKA 2026, Sekolah Targetkan 85 Persen Lulusan Tembus Perguruan Tinggi

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 05:02:01 WIB
Siswa SMAN 13 Palembang mengikuti hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di ruang ujian berbasis komputer.

PALEMBANG — Persiapan menghadapi TKA 2026 di SMAN 13 Palembang sudah dimulai sejak Agustus 2026. Tim guru kelas XII memberikan pembelajaran terarah, latihan soal, hingga uji coba agar siswa terbiasa dengan pola dan materi ujian.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 13 Palembang, Yunita, S.Pd., M.Si., menyebut pelaksanaan hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti. Namun pada sesi pertama hari kedua, muncul gangguan dari pusat sehingga peserta terdampak dijadwalkan mengikuti ujian susulan pada 30 Oktober 2026.

Guru Kelas XII Diminta Fokus Materi TKA hingga Awal November

Kepala sekolah mengarahkan para guru untuk memusatkan pembelajaran pada materi yang berkaitan dengan TKA. Arahan itu berlaku hingga awal November 2026.

"Kalau untuk persiapan, kami dari bulan Agustus di SMA Negeri 13 ini sudah ada tim. Kami selalu memberikan soal-soal yang berhubungan dengan materi TKA. Jadi, guru-guru kelas XII secara khusus diimbau oleh kepala sekolah untuk fokus memberikan materi yang berkaitan dengan TKA sampai awal November," ujar Yunita.

Materi TKA meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, serta mata pelajaran pilihan. Sesi ujian umumnya berlangsung dua jam, sedangkan Matematika diberi waktu 90 menit.

Pelaksanaan dimulai pukul 07.00 WIB dengan memanfaatkan tiga laboratorium dan enam ruang ujian. Pengaturan itu dilakukan untuk menunjang kelancaran TKA berbasis komputer.

Try Out September Jadi Tolok Ukur Kesiapan Siswa

Selain pembelajaran di kelas, sekolah menggelar try out pada September 2026. Kegiatan itu membiasakan siswa dengan pola soal sekaligus mengukur kesiapan mereka sebelum ujian sesungguhnya.

"Ya, soal-soal yang keluar dalam ujian TKA ini seluruhnya sudah dipelajari oleh adik-adik melalui materi yang diberikan guru. Kemudian, pada September juga ada TKA, yaitu try out, sehingga siswa bisa lebih siap menghadapi ujian," ungkapnya.

Dampaknya terasa di ruang ujian. Salah satu siswa kelas XII, Deski dari kelas P.3B, mengaku tidak mengalami kesulitan berarti.

"Semua sudah sesuai dengan apa yang kita pelajari sebelum mengikuti TKA," ujar Deski.

Yunita menambahkan, siswa justru senang karena materi yang keluar dalam ujian sudah dipelajari dan dilatih oleh guru-guru. "Jadi, tidak ada keluhan," katanya.

Daya Listrik Kurang Saat Gladi Bersih, Sekolah Minta PLN Jaga Pasokan

Kendala teknis sempat muncul saat gladi bersih. Daya listrik dinilai belum memadai untuk menopang ujian berbasis komputer.

Sekolah lalu berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk PLN. Surat permohonan agar aliran listrik tidak dimatikan selama TKA sudah diajukan, mencakup periode 26 Oktober hingga 5 November 2026.

"Pada pelaksanaan gladi bersih kemarin, memang ada kendala karena daya listrik kami kurang memadai. Namun, hal itu sudah kami antisipasi bersama dengan pihak terkait. Kami juga sudah mengajukan surat permohonan agar selama pelaksanaan TKA, mulai 26 Oktober sampai 5 November 2026, aliran listrik tidak dimatikan," jelas Yunita.

Pengawasan Daring via Zoom Cegah Kecurangan

Untuk menjaga ketertiban, pengawasan ujian dilakukan melalui koordinasi antara pengawas dan penyelia secara daring menggunakan aplikasi Zoom. Pengawas menerima tautan dari penyelia untuk mendukung pemantauan selama ujian berlangsung.

Yunita berharap seluruh persiapan membantu siswa meraih hasil terbaik. Target sekolah tahun ini meningkat dari capaian sebelumnya.

"Harapan kami untuk siswa yang mengikuti TKA, karena sudah maksimal kami melatih anak-anak. Target kami tahun ini lebih meningkat dari tahun kemarin 56 persen, kalau bisa mencapai 85 persen untuk tembus di perguruan tinggi," ujarnya.

Ia mengingatkan siswa agar serius mengerjakan setiap soal dan tidak meremehkannya. Hasil tes diharapkan menjadi gambaran kemampuan akademik sekaligus mendukung persiapan ke jenjang perguruan tinggi.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: haluansumatera.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top