MUSI RAWAS — Rumah baru itu berdiri di RT 01 Kelurahan Muara Lakitan. Erwin, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh, sebelumnya tinggal di gubuk reyot bersama istrinya. Dinding bocor, lantai tanah, dan atap yang hampir roboh sudah lama menjadi pemandangan sehari-hari. Kini, rumah berdinding bata, berlantai semen, dan beratap genteng baru siap huni.
Penyerahan dilakukan seusai doa bersama dan sambutan dari pemerintah setempat. Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta kemudian menandatangani prasasti bersama CEO PT Sumber Musi Sejahtera. Acara dilanjutkan dengan penyerahan kunci simbolis, pembukaan tirai nama rumah, dan gunting pita sebagai tanda peresmian.
Sinergi Polri dan Swasta Percepat Penanganan Rumah Tak Layak Huni
Program bedah rumah ini melibatkan PT SMS sebagai mitra swasta. Selain memberikan hunian layak, sinergi ini memperkuat peran Polri sebagai institusi yang humanis dan responsif terhadap persoalan sosial. Dalam sambutannya, Kapolres mengatakan bahwa program tersebut merupakan wujud pengabdian Polri kepada masyarakat serta implementasi Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan dan kepedulian sosial.
Hadir dalam peresmian, Camat Muara Lakitan H. Syamsuri, Kapolsek Muara Lakitan AKBP Hendrawan, unsur Koramil, jajaran manajemen PT SMS, Lurah Muara Lakitan, Ketua APDESI, serta tokoh masyarakat, agama, adat, dan pemuda. Warga sekitar juga menyaksikan langsung acara tersebut.
Target ke Depan: Perluas Bedah Rumah ke Wilayah Lain
Meski belum ada target angka pasti, Polres Musi Rawas berencana melanjutkan program serupa bekerja sama dengan perusahaan lain di Sumatera Selatan. Pemerintah daerah setempat menyambut baik inisiatif ini. Camat Muara Lakitan menilai bahwa bantuan semacam ini sangat membantu warga miskin di Kecamatan Muara Lakitan yang masih banyak tinggal di rumah tidak layak huni.
Bagi Erwin, rumah baru ini bukan sekadar tempat berlindung. "Kami sangat bersyukur. Dulu setiap hujan, kami harus mengungsi ke rumah tetangga karena atap bocor," katanya singkat saat ditemui setelah acara.