Pencarian

702 Pegawai PLN S2JB Ikut Clean Energy Day, Emisi Karbon Tertekan 15 Ton dan BBM Hemat 12.438 Liter

Jumat, 07 Agustus 2026 • 16:44:31 WIB
702 Pegawai PLN S2JB Ikut Clean Energy Day, Emisi Karbon Tertekan 15 Ton dan BBM Hemat 12.438 Liter
pegawai PLN UID S2JB mengikuti program Clean Energy Day dengan menggunakan moda transportasi rendah emisi.

PALEMBANG — Area parkir kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) di Palembang mulai jarang terlihat penuh sesak oleh kendaraan roda dua atau empat berbahan bakar fosil pada Jumat pagi. Sebagai gantinya, sebagian pegawai tampak datang mengayuh sepeda, mengendarai motor listrik, atau berjalan kaki dari titik kumpul yang disepakati.

Pemandangan itu adalah buah dari program internal bernama Clean Energy Day yang digagas manajemen untuk mengajak karyawan memilih moda transportasi rendah emisi setiap pekan. Dari catatan aplikasi PLN Click, sebanyak 702 pegawai telah berpartisipasi dalam gerakan ini.

Hemat BBM 12.438 Liter, Biaya Transportasi Turun Rp 152 Juta

Partisipasi kolektif tersebut menghasilkan dampak yang terukur. Berdasarkan pencatatan aplikasi, total pengurangan emisi karbon mencapai 15.039 kgCO?e atau setara lebih dari 15 ton. Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) juga berhasil ditekan hingga 12.438,51 liter.

Dari sisi efisiensi, penghematan biaya transportasi yang dicatatkan mencapai Rp 152.887.438. Angka ini dihitung dari jarak tempuh dan moda transportasi yang dipilih masing-masing pegawai, bukan sekadar estimasi.

Data Partisipasi Diukur Objektif lewat Aplikasi PLN Click

Setiap kontribusi pegawai tidak dinilai berdasarkan klaim semata. PLN UID S2JB menggunakan aplikasi PLN Click untuk mencatat moda transportasi, jarak perjalanan, hingga faktor konversi emisi berdasarkan jenis bahan bakar. Dengan begitu, setiap kilogram karbon yang berhasil dicegah masuk ke atmosfer bisa diverifikasi secara objektif.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengatakan bahwa transisi energi tidak selalu dimulai dari pembangkit listrik raksasa atau teknologi baru. Menurutnya, keputusan sederhana seperti memilih cara berangkat kerja yang lebih ramah lingkungan adalah kontribusi nyata yang bisa dilakukan setiap individu.

“Ketika berbicara tentang transisi energi, yang terbayang sering kali adalah pembangkit listrik atau teknologi baru. Padahal, perubahan juga dimulai dari keputusan sederhana yang kita ambil setiap hari. Memilih cara berangkat kerja yang lebih ramah lingkungan adalah salah satu bentuk kontribusi nyata yang bisa dilakukan oleh setiap insan PLN,” ujar Diksi.

Membangun Budaya Kerja Ramah Lingkungan, Bukan Sekadar Seremonial

Diksi menegaskan bahwa antusiasme pegawai membuktikan keberlanjutan bisa tumbuh dari kebiasaan konsisten, bukan program seremonial belaka. Data yang masuk setiap pekan menjadi bukti bahwa langkah kecil yang dilakukan bersama-sama mampu menghasilkan dampak besar.

“Data yang kami peroleh setiap pekan membuktikan bahwa langkah kecil yang dilakukan secara bersama mampu menghasilkan dampak yang terukur. Harapannya, semangat ini tidak berhenti pada Clean Energy Day, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja dan gaya hidup yang terus berkembang di lingkungan PLN UID S2JB,” tambahnya.

Program ini sejalan dengan target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia 2060 serta penguatan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional perusahaan. Bagi PLN UID S2JB, perjalanan menuju kantor yang tadinya rutinitas belaka kini menjadi pengingat bahwa setiap pegawai punya peran dalam menjaga lingkungan.

Follow www.inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: indomerdeka.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks