Pencarian

Bulog Gelontorkan 110 Ribu Ton Beras ke Ritel Modern, 75 Ribu Ton di Antaranya Premium

Sabtu, 05 September 2026 • 10:19:31 WIB
Bulog Gelontorkan 110 Ribu Ton Beras ke Ritel Modern, 75 Ribu Ton di Antaranya Premium
Berikut adalah 3–5 caption foto berita yang sesuai dengan ketentuan:

SUMATERA SELATAN — Kelangkaan beras premium di ritel modern akhirnya direspons cepat oleh pemerintah. Perum Bulog memastikan pasokan akan segera mengalir mulai pekan depan, tidak hanya untuk gerai modern, tetapi juga ke pasar-pasar tradisional yang dikelola pemerintah.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan komitmen penyaluran tersebut setelah melakukan operasi pasar di Pasar Jatinegara, Sabtu (5/9). Pengiriman perdana ditargetkan rampung dalam kurun waktu satu bulan.

"Kita sudah berkomitmen dan akan menyalurkan dalam waktu dekat, totalnya adalah mencapai 110 ribu ton. Satu bulan ini akan kami gelontorkan 110 ribu ton, yang mana 75 ribu ton adalah beras premium," ujar Rizal.

Rincian Pasokan dan Ritel Tujuan

Dari total 110 ribu ton yang disiapkan, komposisinya terdiri dari 75 ribu ton beras premium dan 35 ribu ton beras medium. Khusus untuk segmen premium, Bulog akan memasok merek dagang BeeFood.

Rantai distribusi tidak hanya menyasar satu atau dua jaringan. Sepuluh ritel modern telah mengajukan permintaan resmi, mencakup nama-nama besar seperti Indomaret, Alfamart, Tip Top, Indogrosir, hingga Hero.

Harga yang dipatok untuk beras premium tersebut adalah Rp74.500 per kemasan 5 kilogram. Angka ini menjadi acuan harga di rak-rak ritel modern yang selama ini mengalami kekosongan stok.

"Beras premiumnya ini akan kita gelontorkan, yaitu beras BeeFood. Untuk mengantisipasi kenaikan harga inflasi beras premium," jelas Rizal.

Mengapa Stok Premium Langka?

Pengakuan Bulog soal kelangkaan ini menyiratkan adanya gejolak di sisi pasokan. Dalam beberapa pekan terakhir, harga gabah di tingkat petani memang menunjukkan tren kenaikan, sementara hasil produksi beras premium yang sesuai standar ritel modern jumlahnya terbatas.

Kondisi ini membuat ritel modern kesulitan mendapatkan pasokan dengan harga yang masih masuk akal. Alhasil, rak-rak kosong atau harga di lapangan melonjak di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Intervensi Bulog dengan stok yang dimilikinya menjadi katup pengaman. Dengan menggelontorkan beras premium dalam jumlah besar, diharapkan harga pasar bisa kembali stabil dan inflasi bahan pangan terkendali.

Jadwal Distribusi dan Target Pasar

Rizal memastikan proses administrasi telah diselesaikan. Rapat koordinasi dengan para peritel digelar pada Jumat (4/9) malam, dan hasilnya langsung ditindaklanjuti.

"Kemarin sore kami langsung melaksanakan rapat koordinasi dan insya Allah mulai minggu ini langsung kami tindak lanjuti untuk disalurkan ke seluruh retail-retail modern dan pasar-pasar SP2KP," pungkasnya.

Selain ritel modern, Bulog juga akan memprioritaskan penyaluran ke Stasiun Pasar dan Pusat Pasar (SP2KP). Langkah ini memastikan bahwa tidak hanya konsumen kelas menengah di perkotaan yang terbantu, tetapi juga masyarakat umum yang berbelanja di pasar tradisional.

Dengan skema ini, Bulog menjalankan peran ganda: menjaga stok tetap tersedia untuk ritel modern sekaligus menstabilkan harga di pasar rakyat. Para pelaku usaha ritel diharapkan segera menerima pasokan agar aktivitas penjualan kembali normal pekan depan.

Follow www.inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks