Pencarian

Kapolda Sumsel Tegaskan Rekrutmen Polri Gratis, 1.674 Casis Lolos ke Pemeriksaan Kesehatan Tahap II

Jumat, 05 Juni 2026 • 12:08:31 WIB
Kapolda Sumsel Tegaskan Rekrutmen Polri Gratis, 1.674 Casis Lolos ke Pemeriksaan Kesehatan Tahap II
Kapolda Sumsel menegaskan rekrutmen Polri tahun 2026 berlangsung gratis dan transparan.

PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho secara langsung memimpin Sidang Menuju Pemeriksaan Kesehatan Tahap II Penerimaan Terpadu Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri di Gedung Golden Sriwijaya Jakabaring, Kamis (4/6/2026) sore. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa proses seleksi mengacu pada prinsip BETAH: Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

1.674 dari 3.684 Pendaftar Melaju ke Tahap Berikutnya

Sebanyak 1.674 peserta dinyatakan memenuhi syarat setelah melalui serangkaian seleksi ketat. Sidang digelar secara hibrida—523 peserta hadir langsung di Jakabaring, sementara 1.151 lainnya mengikuti dari Polres jajaran secara daring.

Rincian peserta yang lolos mencakup 132 calon Taruna dan Taruni Akpol (118 pria, 14 wanita), 1.393 peserta Bintara yang terbagi dalam empat jalur, serta 149 peserta Tamtama. Jalur Bintara meliputi 1.233 peserta Bintara PTU/SPKT, 94 Bintara Intelijen, 29 Bintara Kompetensi Khusus, dan 37 Bintara Polair.

“Tidak Ada yang Bisa Lolos karena Uang”

Kapolda Sumsel mengingatkan peserta dan orang tua agar tidak tergiur iming-iming calo. “Saya tegaskan kepada seluruh peserta dan orang tua, jangan percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang. Proses seleksi ini gratis dan dilaksanakan secara objektif sesuai kemampuan masing-masing peserta,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa kelulusan bukan semata soal kepintaran, melainkan kesiapan mental dan fisik. “Masuk menjadi anggota Polri bukan hanya karena pintar atau tidak pintar, tetapi karena siapa yang lebih siap, maka dialah yang akan terpilih,” ujarnya.

Motivasi bagi yang Gagal: Masih Banyak Jalan Pengabdian

Kapolda memberikan dorongan kepada peserta yang belum berhasil. “Bagi yang belum berhasil, jangan berputus asa. Jadikan ini sebagai pengalaman dan motivasi untuk memperbaiki diri. Masih banyak kesempatan pengabdian kepada bangsa dan negara melalui berbagai profesi lainnya,” katanya.

Bagi yang lolos, ia berpesan agar tetap menjaga kesehatan, disiplin, dan integritas karena perjalanan seleksi masih panjang. Peserta harus melewati serangkaian tes lanjutan sebelum dinyatakan sebagai anggota Polri.

Pengawasan Ketat dan Tanpa Jalur Khusus

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa setiap tahapan rekrutmen diawasi pengawas internal dan eksternal. “Setiap peserta yang dinyatakan lolos adalah mereka yang berhasil melalui proses seleksi berdasarkan kemampuan, kompetensi, dan kesiapan masing-masing. Tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, dan tidak ada praktik percaloan,” ujarnya.

Rekrutmen ini merupakan bagian dari Program Presisi Polri yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Sistem seleksi berbasis kompetensi dan meritokrasi diterapkan untuk menghasilkan sumber daya manusia unggul yang siap menjawab tantangan tugas kepolisian ke depan.

Bagikan
Sumber: poskita.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks