JAKARTA — Kabar bahagia tengah menyelimuti rumah tangga Andrew Andika dan Violentina Kaif. Sang istri, Violentina, saat ini tengah mengandung buah hati mereka yang berusia lima bulan. Pasangan ini resmi mengumumkan bahwa jenis kelamin calon bayi mereka adalah perempuan.
Pengumuman tersebut disampaikan Andrew saat ditemui di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026). Ia menceritakan momen ketika hasil USG mengejutkan istrinya yang sebelumnya sudah mantap menginginkan anak laki-laki.
Sempat Siapkan Nama untuk Bayi Laki-laki
Violentina mengaku sangat yakin dirinya akan mengandung anak laki-laki pada kehamilan kali ini. Keyakinan itu bahkan mendorong mereka untuk menyiapkan nama khusus untuk calon bayi laki-laki tersebut.
“Kalau Vio maunya itu cowok. Udah yakin gitu, ‘Udah nggak apa-apa pasti anak cowok. Kita cari nama cowok deh, kita cari nama cowok’,” ujar Andrew sambil tertawa.
Namun, hasil pemeriksaan USG ketiga pada usia kehamilan empat bulan mematahkan dugaan itu. Dokter menunjukkan surat hasil pemeriksaan yang menyatakan jenis kelamin bayi adalah perempuan.
“Pas USG yang ketiga tuh, udah 4 bulanan baru bisa tahu kan. Baru diyakinin tuh sama dokter, ‘Nih suratnya’. Pas dikasih suratnya ternyata, ‘Yah, perempuan’. Dia langsung panik gitu,” lanjut Andrew menirukan reaksi istrinya.
Alasan Violentina Ingin Anak Laki-laki
Violentina kemudian menjelaskan bahwa keinginan memiliki anak laki-laki muncul karena ia ingin merasakan pengalaman berbeda. Sebab, anak pertamanya dari pernikahan sebelumnya adalah perempuan.
“Aku sebenarnya suka sama anak perempuan. Cuma karena yang pertama anak cewek, jadi pengin ngerasain punya anak laki-laki. Tapi nggak apa-apa juga sih perempuan, yang penting sehat. Rencana Allah kan ngasih kita yang sebaik-baiknya. Pasti ada tujuannya gitu ngasih anak perempuan,” ungkap Vio.
Sementara itu, Andrew mengaku tidak mempermasalahkan jenis kelamin calon buah hati mereka. Baginya, yang terpenting adalah kondisi ibu dan bayi tetap sehat hingga proses persalinan.
“Kalau aku yang penting kan sehat karena emang udah ada anak cowok, udah ada anak cewek juga,” ujarnya.
Ngidam Lontong Oncom hingga Keinginan ke Luar Negeri
Pada kesempatan yang sama, pasangan ini juga menceritakan pengalaman ngidam selama kehamilan. Violentina mengaku sempat menginginkan makanan tradisional, lontong oncom, hingga ingin bepergian ke luar negeri.
Namun, keinginan untuk bepergian belum bisa diwujudkan. Violentina masih sering mengalami mual dan muntah, bahkan saat melakukan perjalanan ke luar kota seperti Bali.
“Ke luar negeri kan nggak bisa. Lagi mual, nyium bau apa aja tuh muntah. Kemarin kita coba ke Bali gitu, di pesawat mual. Terus kata dokter juga dianjurkan jangan ke mana-mana yang jauh-jauh dulu,” kata Andrew.
Beruntung, keinginan soal lontong oncom bisa terpenuhi. Pasangan itu memiliki langganan penjual yang bersedia membuatkan pesanan khusus.
Morning Sickness Lebih Berat dari Kehamilan Pertama
Violentina mengaku kondisi morning sickness yang dialaminya kali ini terasa lebih berat dibanding saat hamil anak pertama. Namun, sejak memasuki trimester kedua, keluhan tersebut mulai berkurang.
“Lebih parah dari sebelumnya. Tapi semenjak trimester kedua udah mendingan ya,” ungkap Vio.
Andrew menambahkan bahwa kehamilan ini sebenarnya tidak direncanakan. Mereka baru menyadari kehamilan setelah merasakan gejala seperti sakit pinggang dan mual yang muncul tiba-tiba.
“Kita juga awalnya nggak prepare sama sekali. Kita tidak mengharapkan juga. Memang ada kejadian dan dikasih rezekinya jadinya ya udah. Baru berasa, ‘Oh ternyata selama ini yang sakit pinggang, yang tiba-tiba enek, tiba-tiba mual, oh ternyata hamil’,” tukas Andrew.