Pencarian

IHSG Balik Arah ke Zona Merah di Sesi I, 357 Saham Tertekan ke Level 5.860

Senin, 29 Juni 2026 • 10:20:31 WIB
IHSG Balik Arah ke Zona Merah di Sesi I, 357 Saham Tertekan ke Level 5.860
IHSG berbalik turun ke zona merah pada sesi I dengan 357 saham tertekan.

SUMATERA SELATAN — Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.42 WIB, IHSG tercatat turun 35,87 poin dari level penutupan sebelumnya. Padahal, pada sesi preopening indeks sempat menguat 0,61 persen, dan dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,71 persen ke posisi 5.938,03.

Namun, aksi ambil untung dan tekanan jual yang muncul segera membuat IHSG berbalik arah. Indeks sempat menyentuh level terendah di 5.855,99 sebelum sedikit membaik. Volume transaksi tercatat mencapai 3,20 miliar saham dengan nilai Rp 1,96 triliun dalam 310.800 kali frekuensi perdagangan.

Dominasi Tekanan di Pasar: 357 Saham Melemah Versus 240 Saham Menguat

Komposisi perdagangan pagi ini jelas menunjukkan dominasi tekanan jual. Sebanyak 357 saham tercatat melemah, sementara hanya 240 saham yang berhasil menguat. Lebih dari 360 saham lainnya bergerak stagnan, menandakan minimnya katalis positif yang mampu mendorong minat beli secara luas.

Pelemahan terdalam terjadi di sektor transportasi yang terkoreksi 0,81 persen. Sektor barang konsumen nonprimer dan infrastruktur juga ikut tertekan, masing-masing turun 0,30 persen dan 0,20 persen. Di sisi lain, sektor energi sempat menjadi penopang dengan penguatan 0,34 persen, diikuti sektor keuangan yang naik 0,30 persen.

Saham LQ45: ANTM dan MDKA Jadi Penahan, ESSA Terpeleset Lebih dari 5 Persen

Di kelompok saham unggulan LQ45, saham emiten tambang menjadi penahan utama pelemahan. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sama-sama mencatat kenaikan 1,86 persen. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga ikut menguat 1,42 persen, sejalan dengan sektor energi yang positif.

Sebaliknya, tekanan cukup berat terjadi pada saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang anjlok 5,45 persen. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 4,61 persen, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melemah 3,54 persen. Pelemahan saham-saham ini turut membebani pergerakan indeks LQ45 secara keseluruhan.

Bursa Asia Mixed: Hang Seng Menguat, Nikkei dan Shanghai Melemah

Pergerakan IHSG terjadi di tengah bursa Asia yang cenderung beragam. Indeks Hang Seng Hong Kong mencatat penguatan 0,66 persen ke level 22.821,16. Namun, Nikkei 225 Jepang justru turun 0,56 persen ke posisi 68.972,40, dan Shanghai Composite China melemah 0,26 persen menjadi 4.016,77.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan di pasar saham Indonesia tidak sepenuhnya disebabkan oleh sentimen eksternal regional, melainkan juga faktor domestik yang membuat investor cenderung wait and see. Dengan jumlah saham yang tertekan lebih banyak dan sektor transportasi yang menjadi beban utama, pasar masih mencari katalis baru untuk kembali bangkit.

Bagikan
Sumber: money.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks