BOGOR — Kepala Negara menjadi satu-satunya penerima medali khusus dalam peringatan delapan dekade pengabdian Polri. Prosesi pengalungan dilakukan langsung oleh Kapolri di hadapan seluruh jajaran yang hadir.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri dan seluruh personel Polri.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Kapolri, beserta seluruh jajarannya, yang terus melakukan pembedahan organisasi, meningkatkan profesionalisme, meningkatkan disiplin, memperkuat pelayanan publik, dan membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa,” ujar Kepala Negara.
Apa Arti Medali Loka Praja Samrakshana?
Medali Loka Praja Samrakshana berasal dari bahasa Sanskerta. “Loka” berarti wilayah atau negara, “praja” bermakna rakyat atau masyarakat, sedangkan “samrakshana” berarti perlindungan atau penjagaan.
Secara keseluruhan, medali ini dimaknai sebagai perlindungan bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Makna tersebut mencerminkan semangat pengabdian Polri sekaligus kepemimpinan nasional dalam menjaga stabilitas keamanan.
Pesan Presiden untuk Jajaran Polri
Presiden Prabowo juga berpesan kepada seluruh anggota Polri untuk terus menjaga kehormatan institusi. Ia menekankan pentingnya pelayanan publik dan sinergi dengan semua komponen bangsa.
“Jagalah kehormatan Kepolisian Republik Indonesia dan yang paling penting, jagalah bangsa dan rakyat Indonesia,” imbuh Presiden.
Dalam momen peringatan ke-80 Hari Bhayangkara ini, Presiden menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran.
“Dirgahayu ke-80 Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polri untuk masyarakat, Polri presisi untuk Indonesia Maju, selalu bersama rakyat, selalu menjaga Indonesia. Polri di depan sebagai bhayangkara bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Momentum Memperkuat Sinergi Nasional
Peringatan delapan dekade pengabdian Polri menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, Polri, TNI, dan seluruh elemen bangsa. Tujuannya menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*)