Pencarian

Laka KA Bukit Selero di Prabumulih: 4 Orang Meninggal Dunia, Minibus Terpental 15 Meter

Jumat, 28 Agustus 2026 • 14:38:31 WIB
Laka KA Bukit Selero di Prabumulih: 4 Orang Meninggal Dunia, Minibus Terpental 15 Meter
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan antara KA Bukit Selero dan minibus di pelintasan tanpa palang pintu, Jalan Pakjo, Prabumulih, Kamis (27/8/2026).

PRABUMULIH — Empat orang meninggal dunia dalam kecelakaan antara Kereta Api Penumpang S 10 Bukit Selero dan minibus Isuzu Panther bernomor polisi BG 1348 DF di pelintasan tanpa palang pintu, Jalan Pakjo, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 15.15 WIB.

Minibus yang dikemudikan S (65) itu bergerak dari arah Gunung Ibul Barat menuju Kelurahan Sukajadi. Korban tewas adalah S (65), M (56), SSP (25), dan RPN (7) yang merupakan penumpang kendaraan tersebut. Satu penumpang lain, AA (15), mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Korban Dievakuasi ke RS AR Bunda

Seluruh korban langsung dilarikan ke RS AR Bunda Kota Prabumulih untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi juga telah mengamankan satu unit minibus yang ringsek parah sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., menyatakan personelnya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Petugas mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Penyelidikan dan Imbauan Keselamatan

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan jajarannya menangani perkara ini secara profesional dan transparan.

“Kami memastikan proses penanganan kejadian di lapangan dilakukan secara profesional, cepat, dan transparan. Setiap fakta yang ditemukan akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk memberikan kepastian penanganan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat melintasi pelintasan kereta api sebidang, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu. Pengguna jalan diminta berhenti, melihat kondisi jalur, dan memastikan perjalanan aman sebelum melintasi rel.

Masyarakat yang membutuhkan kehadiran kepolisian dapat segera melapor melalui Call Center 110. Layanan tersebut tersedia untuk menyampaikan laporan maupun informasi keadaan darurat agar bisa segera ditindaklanjuti petugas.

Follow www.inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: indomerdeka.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks