SUMATERA SELATAN — Manchester City menelan kekalahan pertama di Premier League musim ini setelah tumbang di markas Aston Villa, di tengah gempuran nyanyian suporter tuan rumah soal pelanggaran aturan finansial klub. Pelatih Enzo Maresca menegaskan para pemainnya tidak terpengaruh tekanan dari tribun.
Kekalahan di Villa Park menjadi laga tandang kedua City sejak pengumuman putusan komisi independen terkait pelanggaran aturan finansial Premier League. Sebelumnya, skuad asuhan Enzo Maresca juga mendapat perlakuan serupa saat bertandang ke markas Liverpool.
Sepanjang pertandingan, suporter tuan rumah menggema dengan nyanyian "You know what you are" yang diselingi kata "cheating". Nyanyian itu merujuk langsung pada vonis bersalah City terkait pelanggaran aturan finansial Liga Primer.
Elliot Anderson Akui Tekanan dari Tribun Lawan Sudah Jadi Hal Biasa
Gelandang City, Elliot Anderson, sempat mengakui bahwa tekanan dari suporter lawan bukan hal baru bagi timnya. Pernyataan itu disampaikannya sebelum laga bergulir.
"Ya, mungkin saja," kata Anderson kepada TNT Sports. "Ke mana pun kami pergi, kami selalu mendapat perlakuan seperti itu."
Pengakuan Anderson memperlihatkan bahwa teriakan dari tribun memang sulit diabaikan sepenuhnya. Meski begitu, Maresca bersikukuh dua laga tandang terakhir membuktikan para pemainnya tetap fokus pada pertandingan.
Maresca: Pemain Hanya Fokus pada Apa yang Bisa Dikendalikan
Pelatih asal Italia itu menilai performa di Anfield dan Villa Park menunjukkan karakter skuadnya. Menurutnya, para pemain tidak terlalu memedulikan "kebisingan" di luar lapangan.
"Kami bermain di markas Liverpool, lalu di markas Villa, dan para pemain menunjukkan mereka tidak peduli dengan kebisingan itu," ujar Maresca kepada BBC Sport. "Mereka bermain, mereka fokus pada pertandingan, dan melakukan hal-hal yang benar."
"Kami fokus pada tugas kami dan para pemain fokus pada apa yang bisa mereka lakukan di lapangan. Kami tidak terlalu memberi perhatian pada apa yang kami temui saat tandang," tambahnya.
Marc Guehi Keliru, tapi Maresca Tetap Puas
Bek Marc Guehi sebelumnya menyebut godaan untuk mendengarkan "kebisingan" itu sangat besar. Namun ia menegaskan seluruh tim hanya ingin fokus pada sepak bola.
Di lapangan, Guehi justru mengalami laga sulit. Ia kehilangan bola yang berujung gol pembuka Aston Villa, lalu mendapat kartu kuning karena menjatuhkan pencetak gol Nicolas Jackson. Guehi ditarik keluar saat jeda.
Maresca tetap membela beknya. Ia menyebut Guehi sebagai "orang yang hebat" dan menegaskan setiap kesalahan, termasuk yang dilakukan kiper Gianluigi Donnarumma, akan tetap dievaluasi secara internal.
Suporter City Balas dengan Humor Galau
Fans Manchester City memilih melawan tekanan dengan cara berbeda. Mereka membalas nyanyian suporter lawan lewat lagu bernada humor gelap, seperti "we know what we are" dan "City's going down with a billion in the bank".
Dua laga kandang beruntun melawan Brighton di Carabao Cup dan Premier League menjadi kesempatan City meredakan situasi. Setelah itu, Maresca dan anak asuhnya bertandang ke RB Leipzig di Liga Champions, lalu menyambangi Nottingham Forest di Liga Primer pada 7 November.
Suporter Nottingham Forest tentu paham betul rasanya terkena sanksi Premier League. Klub itu sempat dipotong empat poin pada 2024 karena melanggar aturan finansial, dan kecil kemungkinan mereka bersimpati pada situasi City.