PAGARALAM — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh tertinggal dalam mengikuti perkembangan teknologi dan kebijakan yang terus berubah. Pesan itu ia sampaikan di hadapan para kepala daerah yang hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pagaralam.
Dalam sambutannya, Herman Deru menyebut era digital telah mengubah pola pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Ia meminta seluruh pemda untuk bergerak lebih cepat menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.
"Kita harus siap menghadapi fase transisi. Saat ini segala sesuatu berlangsung secara terbuka dan serba digital. Pemerintah daerah harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan tersebut agar tetap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Herman Deru.
Perubahan Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah
Selain transformasi digital, Gubernur Sumsel juga menyoroti perubahan dalam sistem pengelolaan keuangan daerah. Ia mengajak seluruh pemda memiliki ketangguhan dalam menghadapi perubahan sistem yang terus berkembang dari pemerintah pusat.
Penerapan efisiensi anggaran menjadi salah satu kebijakan yang harus segera diadaptasi oleh setiap daerah di Sumatera Selatan. Herman Deru menekankan bahwa fleksibilitas dan kesiapan institusi menjadi kunci agar program daerah tetap berjalan optimal.
Dihadiri Forkopimda dan Kepala Daerah Se-Sumsel
Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan Hj. Feby Herman Deru, Wali Kota Pagaralam H. Ludi Oliansyah, Ketua DPRD Kota Pagaralam Hj. Jenny Shandiyah, serta para bupati dan wali kota dari berbagai daerah di Sumatera Selatan. Kehadiran mereka menandai komitmen bersama dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional.
HUT ke-25 Kota Pagaralam menjadi momentum bagi Herman Deru untuk mengingatkan bahwa tantangan digitalisasi dan efisiensi bukanlah hambatan, melainkan peluang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.