Pencarian

Relawan Karhutla Sumsel Diminta Daftar ke BPBD Kabupaten/Kota, Ini Alasan dan Syaratnya

Kamis, 03 September 2026 • 19:50:01 WIB
Relawan Karhutla Sumsel Diminta Daftar ke BPBD Kabupaten/Kota, Ini Alasan dan Syaratnya
Warga mendaftar sebagai relawan karhutla di kantor BPBD kabupaten/kota setempat di Sumatera Selatan.

PALEMBANG — BPBD Sumatera Selatan membuka peluang bagi warga yang ingin turun membantu penanganan karhutla. Namun, mereka yang berminat diminta melapor ke BPBD kabupaten/kota setempat, bukan ke tingkat provinsi.

Kebijakan ini diterapkan karena tingkat kerawanan kebakaran dan kebutuhan personel di setiap daerah berbeda-beda. Lewat pendataan di tingkat bawah, penempatan relawan dinilai bakal lebih tepat sasaran.

Pendaftaran Hanya Melalui BPBD Kabupaten/Kota

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel Iqbal Alisyahbana melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumsel Bobi Novian menyampaikan, warga yang ingin bergabung cukup datang ke kantor BPBD terdekat.

“Kalau ada warga yang ingin ikut membantu, silakan melapor ke BPBD kabupaten/kota. Mereka yang lebih mengetahui kondisi lapangan, lokasi lahan yang terbakar, serta kebutuhan personel relawan,” kata Bobi, Kamis (3/9/2026).

Setelah menerima laporan, BPBD kabupaten/kota akan mendata dan berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sumsel. Data itu kemudian menjadi bahan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menentukan dukungan yang diperlukan.

Kerawanan Berbeda, Kebutuhan Relawan Ikut Menyesuaikan

Menurut Bobi, tidak semua wilayah di Sumsel punya tingkat kerawanan karhutla yang sama. Oleh karena itu, jumlah relawan yang dibutuhkan tidak bisa disamaratakan antara satu kabupaten dengan kabupaten lain.

Pemerintah pusat membantu, tetapi daerah yang paling mengetahui berapa jumlah personel yang dibutuhkan,” ujarnya.

Mahasiswa dan Komunitas Diundang Turun ke Lapangan

BPBD Sumsel menilai keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan tambahan dalam memadamkan api. Operasi udara seperti water bombing memang terus dilakukan, tetapi penanganan dari darat tetap membutuhkan personel yang bisa bergerak cepat begitu titik api ditemukan.

Bobi pun mengajak mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan komunitas untuk mengambil peran aktif. Ajakan ini disampaikannya saat berada di kawasan pergudangan Tanjung Api-Api, Palembang.

“Mari kita turun ke lapangan dan bergotong royong. Saat ini yang dibutuhkan adalah aksi nyata, bukan hanya sekadar menyampaikan aspirasi,” katanya.

Mengapa Relawan Tak Boleh Langsung ke Lokasi Kebakaran

BPBD menegaskan, seluruh keterlibatan relawan harus melalui mekanisme resmi. Masyarakat diminta tidak mendatangi lokasi kebakaran tanpa koordinasi terlebih dahulu.

Langkah ini ditempuh demi keselamatan personel. Tugas di lokasi karhutla tidak sekadar memadamkan api, tetapi juga menuntut pemahaman soal kondisi medan, penggunaan peralatan, dan strategi penanganan agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Dengan tambahan kekuatan relawan, pemerintah berharap penanganan karhutla di Sumsel bisa lebih cepat, terutama dalam mencegah api meluas serta menekan dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan warga. (DSK)

Follow www.inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: relung.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks