EMPAT LAWANG — Tim gabungan BPBD Kabupaten Empat Lawang dan Basarnas Pagaralam memastikan proses pencarian terhadap M Leli (48) berakhir setelah korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jasad pria paruh baya asal Desa Padang Bindu, Kecamatan Pendopo Barat itu dievakuasi dari aliran Sungai Musi, tepatnya di kawasan Lubuk Batu Gantung.
"Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Empat Lawang, Fero Ananta, Rabu (2/9/2026).
Jenazah Leli ditemukan tidak jauh dari lokasi awal ia diduga terseret arus. "Penemuan jasad korban ini setelah tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Musi," singkatnya.
Korban Hilang Saat Mengikat Lanting di Pinggir Sungai
Leli diketahui berangkat bersama tiga rekannya, yakni Acep, Rahman alias Mok dan Herman, pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Keempat warga itu awalnya berniat mencari madu hutan sekaligus ikan di sekitar bantaran Sungai Musi.
Setelah menjalani aktivitas di kawasan tersebut, mereka memilih bermalam di area hutan. Keesokan harinya, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, aktivitas mencari ikan kembali dilanjutkan.
Saat berada di pinggiran Sungai Musi, mereka mengikat lanting yang akan digunakan untuk menunjang aktivitas di sekitar sungai. Suasana berubah ketika salah seorang rekan menyadari Leli sudah tidak terlihat. Rekan-rekannya kemudian berupaya mencari keberadaan korban yang diduga terbawa arus.
Pencarian Awal oleh Rekan, Dilanjutkan Tim Penyelamat
Upaya pencarian pertama dilakukan oleh rekan-rekan korban sebelum laporan tersebut ditindaklanjuti tim penyelamat. Pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, pencarian diperluas dengan melibatkan BPBD Kabupaten Empat Lawang dan Basarnas Pagaralam.
Tim gabungan menyisir sepanjang aliran Sungai Musi hingga akhirnya menemukan korban sekitar 50 meter dari titik awal dugaan ia terseret arus. Penemuan itu sekaligus mengakhiri pencarian yang sempat membuat keluarga dan warga Desa Padang Bindu cemas.
Jenazah Leli selanjutnya dievakuasi oleh tim gabungan untuk proses penanganan lebih lanjut. Tidak dijelaskan apakah korban langsung diserahkan kepada keluarga atau menjalani pemeriksaan medis di fasilitas kesehatan terdekat.