PALEMBANG — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang resmi mengoperasikan rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP) mulai Sabtu (4/7). Penggantian armada ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan fasilitas lebih modern, namun tetap mempertahankan tarif terjangkau sebesar Rp32.000. Pada hari pertama pengoperasian, total pelanggan yang menggunakan jasa kereta ini mencapai 1.096 orang.
Konfigurasi Kursi Berubah, Kapasitas Berkurang Demi Kenyamanan
Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menjelaskan, rangkaian KA Rajabasa sebelumnya menggunakan kereta ekonomi dengan konfigurasi tempat duduk 3-2 yang saling berhadapan. Kini, seluruhnya diganti menjadi Kereta Ekonomi Premium dengan konfigurasi kursi 2-2 yang tidak saling berhadapan.
"Pengoperasian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa merupakan bentuk komitmen KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan," ujar Aida dalam keterangannya, Sabtu (4/7). Ia menambahkan bahwa perubahan ini memberikan ruang gerak yang lebih lega bagi penumpang.
Meski kapasitas tempat duduk per kereta berkurang dari 106 kursi menjadi 80 kursi, pihak KAI memastikan tarif perjalanan tidak berubah. "Kami ingin masyarakat merasakan pengalaman perjalanan yang lebih berkualitas," tegasnya.
Fasilitas Baru: Reclining Seat hingga Colokan Listrik
Setiap kursi di Kereta Ekonomi Premium kini dilengkapi fitur reclining seat yang ergonomis, pendingin ruangan (AC) sentral, serta colokan listrik di setiap kursi. Fasilitas ini dihadirkan untuk menunjang kebutuhan pelanggan selama menempuh perjalanan dari Palembang menuju Tanjungkarang, Lampung, atau sebaliknya.
"Dengan ruang duduk yang lebih lega, fasilitas yang lebih lengkap, serta suasana perjalanan yang semakin nyaman, kami berharap KA Rajabasa menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian di wilayah Sumatera Selatan hingga Lampung," jelas Aida.
Okupansi Melampaui Kapasitas Tempat Duduk
Pada hari pertama pengoperasian, sebanyak 596 pelanggan tercatat berangkat dari Stasiun Kertapati menggunakan KA Rajabasa. Sementara total pelanggan pada perjalanan relasi Kertapati-Tanjungkarang mencapai 1.096 orang.
Tingginya jumlah pelanggan tersebut dipengaruhi karakteristik perjalanan KA Rajabasa yang melayani perjalanan parsial. Dalam satu perjalanan, pelanggan dapat naik dan turun di berbagai stasiun sehingga tingkat okupansi dapat melampaui jumlah tempat duduk yang tersedia pada satu waktu.
Jumlah Penumpang Melonjak 35 Persen Sepanjang Semester I 2026
Data KAI Divre III Palembang mencatat, selama Semester I 2026, KA Rajabasa telah melayani 154.483 pelanggan. Angka ini meningkat sekitar 35 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 114.320 pelanggan.
Peningkatan jumlah pelanggan tersebut juga didukung bertambahnya rangkaian KA Rajabasa dari lima kereta pada 2025 menjadi delapan kereta pada 2026. Penambahan armada ini mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat di jalur Sumatera Selatan-Lampung.
KAI Divre III Palembang mengimbau masyarakat melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun mitra penjualan resmi untuk memperoleh kemudahan, keamanan, dan kepastian tiket perjalanan.